21. Menerima

1155 Kata

“Kayla bangun yuk, udah siang.” Kata Alya membangunkan gadis kecilnya yang terlelap. “Eug, bunda Kayla masih ngantuk.” Jawab Kayla dengan mata yang masih terpejam. Alya menghela nafasnya pelan, ia mengusap lembut rambut Kayla kemudian mencium kening gadis kecilnya. Alya berjalan keluar dari kamar untuk menuju dapur diapartemen ini. “Disini tidak ada makanan.” Gumam Alya pelan, ia sudah membuka seluruh lemari didapur itu dan juga kulkasnya. Yang ia temukan hanya cemilan dan minuman kaleng milik Adit, “Cari apa?” Tanya Adit dari belakang. “Eh mas Adit, Alya cari makanan. Buat sarapan.” Jawab Alya tersenyum, Adit mengangguk mengerti. “Disini gak ada makanan, tunggu aja aku udah pesen.” Kata Adit, setelah mengatakan itu Adit pergi meninggalkan Alya. Alya yang sudah lapar menunggu pengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN