Alya sudah terbangun sejak tadi, tapi dia tidak kunjung bangun dari tempat tidurnya. Rasanya sangat malas untuk bergerak, tapi dilihatnya sudah pukul 4 sore. Berapa lama dia tertidur. Diliriknya Adit dan Kayla yang masih tidur dibawah selimut, cuaca yang sangat pas untuk tidur kembali. Alya bergegas untuk pergi kekamar mandi setelah itu dia membangunkan suami dan anaknya yang masih asik terlelap. “Mas ayo dong bangun.” Kata Alya pelan, sejak tadi Alya sudah berusaha membangunkan Adit namun Adit masih setia memejamkan matanya. Kayla saja sudah selesai mandi saat ini, “Mas bangun dong.” Gumam Alya kembali. “Iya bangun nih udah.” Jawab Adit dengan suara seraknya. “Mandi cepetan.” Kata Alya menarik lengan Adit untuk berdiri. . . . “Mama buat apa?” Tanya Alya yang melihat Naila sedan

