13. Mainan baru

1172 Kata

Pukul setengah tujuh malam Naila dan Kayla baru saja pulang dengan pak Ucup. Selain sebagai tukang kebun dirumah Naila pak Ucup juga sering menyupirkan Naila jika Naila tidak ingin menyetir sendiri. “Assalamualaikum.” Kata Naila sambil membuka pintu. Diruang tamu sudah ada Malik dan Adit yang duduk dengan ditemani secangkir kopi. “Waalaikumsalam.” Jawab Malik dan Adit. Kayla gadis kecil itu mencuri-curi pandang pada Adit. Namun Adit sama sekali tidak melirik pada Kayla. “Kalian dari mana sih?” Tanya Malik pada sang istri. Naila yang ditanya seperti itu menampilkan senyum terbaiknya untuk sang suami. “Hehehe, abis beli mainan baru buat Kayla, iya kan Kay.” Kata Naila pada Kayla. Gadis kecil itu hanya mengangguk pelan. “Bik Imah.” Panggil Naila, tidak lama bik Imah datang dari arah bela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN