Rasanya Berbeda

1770 Kata

"Kamu gak ikut pulang sama yang lain?" "Oh mau aku pulang? Oh ya udah. Oke." Ia balik badan dan tentu saja ditahan Reifan. Hahahaha. Tangannya yang ditarik, maka langkah itu pun cepat berhenti. "Jangan pergi." Ia merasa sendirian sekali. Mendengar suara lemahnya ya, Shilla balik badan. Aneh memang. Walau mereka sering seperti ini. Mendadak berdua. Ia sudah mengirim pesan suara sambil berlari tadi untuk memberitahu Rahma untuk tak menunggunya. "Gak usah nanya juga gue ke mana!" Hahahhaa. Ia mengirim pesan ancaman yanh sekarang tentu saja sudah jadi bahan tertawaan teman-temannya. "Tuh kan. Shilla emang paling gampangan kalau urusannya sama Reifan deh. Bahaya!" Ozie dan Diffie geleng-geleng. "Tapi kayaknya, Reifan lagi ada masalah." Itu tebakan Diffie. Ia juga merasakan perubaha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN