Entah lah. Ia tak punya jawaban akan sampai kapan seperti ini. "Mereka udah bakal cerai." Akhirnya, Zikri mengikuti perkembangan pemberitaan Daniah. Ya karena gosip para cowok di keluarga besar mereka lah. Makanya, ia jadi tahu. Belum lagi kan mamahnya yang tak pernah bertanya pun akhirnya bertanya. Ya kan mau tahu saja. Bukan untuk ikut campur juga. Sekedar memastikan biar tak berprasangka. "Kamu gak nunggu dia kan?" "Apaan sih, Zik? Mau berantem lagi?" "Cuma mau mastiin aja--" "Mastiin ketidakpercayaan lo sama gue?" Zikri menarik nafas dalam. Akan berbahaya kalau ia emosi lagi. Ya kan? Jadi, ia sabarkan diri. Ya mari tarik nafas dalam-dalam sekali lagi biar ia tak naik darah kan? "Mereka cerai. Kamu mau apalagi?" Bukan kah seharusnya cukup ya? Bukan kah mereka akan berpisah? T

