BAB 46

1308 Kata

Ranjiel dan Ovi saat ini sedang mencari keberadaan Lia dan Dena, mereka mengelilingi sekolah tapi sama sekali tak menemukan keduanya. Rasa khawatir mulai menggerogoti hati mereka masing-masing, dan semua itu membuat mereka saling tatap. Keduanya diam, mencoba untuk berpikir lebih jernih agar bisa menebak ke mana dua orang cewek cantik nan manis itu pergi. “Jiel, menurut lo ... ke mana Yaya bawa Dena?” tanya Ovi. Ranjiel yang mendapat pertanyaan demikian menghela napas. “Mana gue tau, Pik. Pan lo pacarnya Yaya.” Ovi yang mendengar jawaban temannya itu menarik napas, ia ingin memaki, tetapi dengan cepat ucapan itu dirinya telan lagi. “Udah deh, kita udah kek orang begok. Lo bawa Hp? Coba gih telfon aja si Yaya.” Ranjiel yang sudah menyerah untuk bergerak segera duduk. Ia tak menyangka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN