Sati P.O.V "Udah intinya, saya ga akan ngebatasin istri saya itu main sama kalian para sahabatnya. Saya mau ngelarangpun ga bisa sampai sebegitunya. Udah kamu ga usah murung begitu, kalo semisal nanti kangen sama istri saya ituu langsung dateng aja ke rumah. Tapi inget, NO TOUCHING!!!!" kata Mas Sena mengeluarkan mode posesifnya yang sukses membuat sahabatku itu mendengus kesal namun tetap menganggukan kepala. "Yaudah kalo gitu, gw keluar dulu deh. Bye pasutri baru!" pamit Ray. Setelah Ray keluar dari kamar, Mas Sena pun memeluk ku dengan erat. "Kita tidur dulu yuk sayang. Biar nanti lebih fresh!" kata Mas Sena. *** Tok! Tok! Tok! Mataku mengerjap ketika mendengar ketukan di pintu kamar, terasa tubuhku begitu berat seperti ada yang memeluk erat. Aku menengok dan melihat Mas Sena y

