Vanka masih tidak mengeluarkan suaranya, gadis itu hanya memutar-mutar sedotan yang ada di gelasnya. Menimang-nimang apakah benera dia harus menceritakan apa yang tengah terjadi saat ini. "Sepertinya aku harus, meminta Max segera keluar dari rumah sakit malam ini. Terlalu banyak yang tidak ku ketahui." "Apaan sih Om, Kak Max kan masih harus di rawat." "Biarin aja, cuma dia orang ku yang bisa membawakan informasi akurat dalam waktu cepat." "Ok, aku mengalah. Em ... jadi gini, Mamanya Hara, tidak terima anaknya seperti itu, intinya dia menuntut balas kepada aku dan Cia. Karena apa yang terjadi dengan Hara itu karena bergaul dengan kami." Wajah Galent terlihat mengetat saat menyimak apa yang dikatakan Vanka. Pria itu menggeser piring makanya sudah tidak ingin makan lagi. Kini beralih ke m

