Pukul 20:00. Semua anggota keluarga kini tengah berkumpul di ruangan tengah, di sana juga ada Riko dan Suci yang datang sejak sore. Mereka sengaja datang untuk membahas tentang peresmian pernikahan Gibran dan Syana. Berhubung kedua sudah lulus sekolah dan demi menjaga nama baik mereka. “Jadi kapan acara resepsi pernikahan di adakan.?” Tanya Riko mengawali pembicaraan. “Terserah sih, tinggal mereka berdua aja siapnya kapan.?” Ucap Heri menatap Syana dan Gibran yang duduk bersebelahan di depannya. “Gimana, Bran.?” Tanya Riko menatap anaknya. “Kalo aku sih terserah mama papa aja. Lagian lebih cepat lebih baik kan.” Jawab Gibran apa adanya. “Kalo Syana ?” tanya Riko lagi, namun di tujukan ke menantunya. “Syana ikut aja, Pa. lagian nggak ada alasan lagi untuk menunda.” Jawab Syana sopa

