Jatuh cinta mudah, tapi melupakannya sulit. Itu yang aku rasakan sesaat tidak lama aku putus dengan Aldrich. Hatiku terasa sakit, perpisahan kami mutlak bukan karena perasaanku yang berubah, tapi kehadiran orang ketiga yang merupakan akibat dari berkurangnya intensitas bertemu. Aku baru tahu kalau Aldrich bisa semudah itu mengurangi porsi hatinya untukku, dan mengisinya dengan wanita lain. Ditempat kerjaku, banyak pria yang seumuran atau lebih tua dariku yang bisa dibilang terlihat lebih menarik daripada Aldrich, tapi bukan sifatku yang dengan mudah dapat menebar pesona atau tertarik pada lawan jenis sedangkan didalam hatiku sudah ada yang menempati. Aku tidak habis pikir, apa yang kurang dariku sehingga Aldrich mencari kekasih lain? Apakah memang semua pria seperti itu? Entahlah.. Ak

