The Real Reality

1356 Kata

Rangga POV Aku mengelus rambut Cinta yang mendengkur halus tertidur dalam pelukanku. Moment ini, saat-saat seperti ini yang aku impikan selama ini. Aku meletakkan tanganku di perutnya. Mengusap guratan bekas jahitan operasi sesarnya, bekas luka itu tidak mengurangi keindahan tubuhnya, justru menambah pesona Cinta karena melahirkan darah dagingku dari sana. Gairahku kembali terbakar. Gila rasanya milikku terus menegang hanya melihat Cinta seperti ini. Aku seperti binatang yang tidak pernah makan, dan baru saja mendapatkan mangsaku. Aku menahan gejolak napsuku, mengurungkan tanganku yang ingin merayap turun menyentuh milik Cinta tapi akal sehatku kalah. Aku bangkit menghadap Cinta, membuka pahanya dan menenggelamkan kepalaku walau Cinta mulai menggeliat karena tidurnya terganggu. Dia me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN