Erik mengangkat tubuh Tara yang luruh di lantai, setelah mengangkat telpon dari rumah sakit. Bahkan Bu Erika terduduk lemas dibantu oleh Arle menggotongnya duduk di sofa, bibik sibuk mondar mandir membuatkan teh hangat untuk Tara dan Bu Erika, sedangkan Pak Aditya langsung menuju rumah sakit tempat Zaka dirawat. "Bagaimana kondisi anak saya, Dok?" terdengar suara berat Pak Aditya menahan kesedihannya. Dokter tersebut menunduk, mencoba mengambil nafas dalam sebelum berucap. "Bapak Zaka koma, Pak." Pak Aditya oleng, sampai dokter dan perawat memagangi kedua tangannya. Agar Pak Aditya tidak tersungkur di lantai rumah sakit. Pak Aditya pun mendapat perawatan medis sebentar di ruang UGD, karena nafasnya sedikit sesak, begitu mendengar kabar Zaka yang koma. "Papa...," panggil Arle saat tib

