Suasana rumah besar milik Zaka dan Tara sangat teduh. Sebuah tikar besar di gelar di bawah pohon jambu air yang lebat. Di atas tikar sudah ada kompor elektrik untuk barbeque pagi ini. Aneh memang, tetapi inilah yang wajib dilakukan oleh keluarga besar Zaka dalam sebulan dua kali. Ada juga aneka jus buah segar, roti bakar, mi goreng, sosis dan dan daging asap yang siap dibakar. Semua sudah disiapkan Tara pada Minggu pagi yang cerah. Tinggal menunggu tiga anaknya dan suaminya kembali dari berolah raga. "Nyonya, tehnya di taruh di sini juga? Kepenuhan tidak?" tanya Bik Erna sambil membawa termos teh yang sudah diisi penuh. Tara yang tengah duduk di atas tikar dengan perut super besarnya menoleh, lalu mengangguk. Ia tengah mengoles sosis dengan mentega dan siap dibakar. "Ini sudah jam be

