Chapter 32

1099 Kata

Extra part Empat “Lu enak ya Gas, bentar lagi lu tunangan, gue ini gak jelas bener." Keduanya duduk berdua di sebuah rumah makan dekat kantor mereka, entah mengapa keduanya ingin makan di luar kantor sambil melihat lalu lalang kendaraan di depan mereka. Duduk menghadap ke jalan raya dan terhalang jendela besar rumah makan itu. Bagas dan Cheryl saling pandang dan tersenyum. "Itu kemauan para orang tua Gus, kami sebenarnya nggak ingin, mending langsung nikah aja biar gak kebanyakan acara, kalo orang muda yang pingin simpel tapi namanya orang tua maunya melalui semua tahapan, yaudah kami ngikut." Bagus diam saja, ia mulai menikmati makan siangnya sedikit demi sedikit. Sementara Bagas dan Cheryl merasa iba karena Bagus terlihat benar-benar sedih. "Lu tau gak, si Leoni tetep kekeuh nggak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN