11. Perintah

1119 Kata

Wikra menunduk, melihat anak laki-laki yang mirip dengannya. Tanpa tes DNA, ia sudah tahu bahwa anak itu adalah darah dagingnya. Dilihat dari mata yang hitam kecoklatan, rambut lurus tebal nan hitam, pemarah dan agresif. Anak ini terlalu mirip dengannya. Wikra memejamkan mata, menarik napas dalam-dalam dan menahannya di d**a sebelum diembuskan. Dadanya bergemuruh, tak tahu harus apa di hadapan anak yang baru pertama ditemui. Pasti anak ini membencinya, Yifei mencuci otak anak ini untuk melawan ayahnya sendiri. Sengaja menyembunyikan kehamilan dan menyerangnya di saat lemah seperti ini. Wanita licik itu selalu saja membuat hidupnya menderita. "Ahin, hentikan." Yifei berjongkok, menahan tangan putranya supaya berhenti memukul. Bocah kecil itu masih melirik Wikra dengan penuh kemarahan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN