Akhirnya Farhan pulang juga dari masjid. Begitu melihat Farhan pulang, Karina langsung memeluknya dengan erat. Karina bersyukur Farhan baik-baik saja dan Karina berharap tidak akan terjadi sesuatu yang buruk pada Farhan. Merasa belum muhrim, Farhan pun meminta Karina melepaskannya. “Farhannnn,” ucap Karina kemudian memeluk Farhan. Farhan melepaskan pelukan Karina, “Astagfirullahaladzim, Karina kita belum muhrim.” “Maaf Far. Aku reflek meluk kamu soalnya aku khawatir sama kamu dan aku gak mau kamu kenapa-napa,” ucap Karina. “Kenapa gimana? Aku gak kenapa-napa kok,” ucap Farhan. “Semalam Karina mimpiin kamu, katanya kamu kecelakaan terus meninggal. Setelah bangun, Karina langsung ke rumah kamu dan nyariin kamu. Tau gak sangking pengennya ketemu sama kamu, Karina sampai nungguin kamu dar

