Sedari tadi malam, Syifa tidak makan dan tidak keluar kamar kecuali ke kamar mandi. Karena masih dalam keadaan datang bulan, Syifa keluar kamar hanya untuk ke kamar mandi untuk mengganti pembalut dan juga mandi. Selebihnya, Syifa berdiam diri bahkan tak mau berbicara dengan Farhan. Syifa merasa sakit hati dengan Farhan karena ia sudah melukai perasaan Syifa. Padahal seharian kemarin, Syifa sibuk membantu Riki menemukan motornya tetapi begitu pulang ke rumah, Farhan langsung memarahinya dan tak percaya apa yang ia katakan. Oleh sebab itu, Syifa lebih memilih diam di kamar sampai rasa marahnya hilang. “Syifa, buka pintunya. Abang mau ngomong,” ucap Farhan sambil mengetuk pintu kamar Syifa tetapi tidak ada jawaban. “Ayo dong Syif buka pintunya. Maafin abang kalau abang ada salah kamu kamu.

