Setelah sepakat dengan rencana itu, Tiara dan Dimas mendatangi pabrik mini Farhan. Mereka ingin melihat-lihat dulu tempatnya dan mencari tempat yang tepat untuk menyalakan api. Apabila mereka sudah tahu lokasi yang bagus untuk menyalakan api agar dapat menghangsungkan seluruh bangunan tersebut, barulah mereka akan beraksi. Agar tidak ketahuan, Dimas dan Tiara mengintip dari kejauhan tepatnya di balik pohon besar yang terdapat di seberang jalan. Mereka mengamati dimana lokasi yang tepat untuk menyiram bensin dan kemudian menyalakan api, sehingga pabrik Farhan benar-benar terbakar sempurna. “Kira-kira besok malam kita menyiram bensinnya dimana ya?” tanya Tiara. Dimas berkata, “Di Sampingnya aja soalnya ada kayu dan deket aliran listrik juga. Setelah kita siram bensin terus kita bakar deh.

