Setiap pertemuan pasti akan selalu bertemu juga dengan perpisahan. Entah itu memang pasangannya, atau itu sudah menjadi hukum alam yang sudah Tuhan tentukan. Tidak ada satu orangpun yang tersenyum bahagia jika sedang menghadapi sebuah perpisahan. Air mata pasti terlihat dan menjelaskan semuanya. Itulah yang sedang Bintan rasakan. Setelah beberapa tahun dia bertahan dengan laki-laki yang sangat dia cintai, tepat hari ini dia harus juga rela untuk melepaskannya. Memang, ketika kita mencoba untuk ikhlas masih ada perasaan sulit untuk menerima. Apalagi setelah kita melihat seberapa besar pengorbanan yang sudah kita berikan. Sedari tadi Bintan tidak hentinya menangis. Entah sudah berapa juta air mata yang sudah ia tumpahkan malam ini. Akibatnya, mata Bintan memerah dan membengkak. Jika saa

