part 17

1827 Kata
sekarang Zahra dkk sudah berada di area balapan di sana sudah ada Farel yang menunggu mereka. “Bang" ucap Zahra saat melihat Farel di sana “wah Zah , kok nggak bilang mau datang kalian mau ikut lomba ya?" tanya farel sama Zahra dkk “emm nggak deh bang males , kita cuma pengen lihat aja " ucap Zahra “oh tapi rugi loh Zah nggak ikut , tuh nah raja balap ada di sini loh , loh nggak mau lawan mereka" ucap Farel “siapa? tanya queen “tuh Leo dkk" ucap Farel “Mati kita " ucap lala dan di angguki mereka yang lain “yaudah biarin aja , suruh aja mereka balap kita nggak ikut bang" ucap kesya “yaudah gua kesana dulu ya" jawab Farel di angguki mereka saat Zahra dkk duduk tiba-tiba Bagas melihat mereka “eh zahrif , itu adek loh kan sama para curut ? tanya Bagas ke zahrif “mana? nggak mungkin la mereka ada di sini tadi gua nampak mereka masuk kamar kok" ucap zahrif sambil melihat ke arah yang di tunjuk Bagas leo dkk yang mendengar percakapan Bagas dan zahrif pun ikutan melihat ke arah Zahra dkk “ayok kita samperin" ucap alvero sambil berjalan ke arah Zahra untuk menegur mereka dan di ikuti oleh sahabatnya di belakang “kok kalian bisa di sini?" tanya alvero “iya dek bukannya loh ada di rumah sama curut" tanya zahrif “ehh kalian , hehhe iya bisa lah kita juga pengen lihat orang balapan" ucap lala “iya bang , kita kesini cuman lihat aja " ucap Zahra “yaudah pulang yuk, kalian ada bawa mobil nggak?" tanya zehro dan di angguki Zahra dkk “kalian pulang ke mansion masing-masing atau pulang ke mansion Wijaya?" tanya Devin pada Queen dkk “ke mansion Zahra aja" ucap Laura dan di angguki oleh Devin lalu mereka pun keluar dari area balap diperempat mereka berpisah jalan Leo , Arland , devin , alvero , keano , Damian dan bagas. “tinggal lah Zahra dkk , zahrif dan zehro saat di tengah perjalanan ada sekitar 30 orang berbaju serba hitam membawa senjata tajam yang menghadang mereka . “kalian semua tunggu di mobil aja, biar kita yang menghadapi mereka " ujar zehro dan di angguki oleh Zahra dkk “The Kings" ucap Zahra saat melihat orang yang menghadang jalan mereka “nampaknya kita harus bantu mereka berdua" ucap queen yang melihat zahrif dan zehro yang kelelahan “okey kita bantu mereka , tapi kalian jangan gegabah jangan bikin mereka mengenali kita , kita harus hati-hati" ucap Zahra dan di angguki semua “lemah loh bang" ucap Zahra “loh , kalian ngapain keluar , kan udah gua bilang tunggu di mobil aja" ucap zehro “Wah ada cewe cantik nih , mulus lagi" ucap salah satu yang menghadang mereka. “jangan macam-macam loh sama mereka" ucap zahrif “urusan kalian sama kita bukan sama mereka" ucap zehro “oh , Gini aja deh kita bawa mereka dan kalian kita lepas . gimana?" ucap yang satu lagi “itu pun kalau loh bisa" ucap lala sambil tersenyum smirk “cantik , sini ikut abang yuk" ucap yang satu lagi merayu “DASAR b***i" bentak Fara “GUA BUKAN b***i ANJING" bentak pria itu “TERUS APA JALANG?" bentak Adelia “Anjing loh" ucap pria itu dan mengeluarkan senjata tajamnya tepat di jantung Fara tapi... krekkk.... dengan cekatan zahra Zahra memelintir tangan pria itu “Kalau nggak mahir pakai senjata , nggak usah di pake . kalau kalah sama orang yang nggak pakai senjata kan malu" ejek Laura “dasar" ucap pria tersebut dan mereka mulai menyerang Zahra dkk, terjadi lah perkelahian antara mereka dan akhirnya Zahra dkk bisa menakluki mereka “CABUT GUYS" teriak salah satu dari mereka yang menyerang Zahra dkk , dan mereka langsung lari “darimana loh belajar itu dek" ucap zehro “gua baru tau kalau loh jago bela diri" ucap zahrif kagum “Adalah, yaudah yuk pulang nanti ketahuan mami , daddy gimana?" ucap zahra dan mereka pun pulang. mansion Wijaya. “Shuttt, hati-hati lewat balkon aja" ucap zahrif berbisik dan di angguki semua “Huftt, sampai juga di kamar lega gua nggak ketahuan,kalau ketahuan gawat kena ceramah in 7 hari 7 malam" ucap nesya “lebay loh" ucap kesya “biarin sewot aja loh, kan mulut, mulut gua suka-suka gua lah" ucap nesya “tapi telinga gua malas dengarnya, eneg" “telinga, telinga loh bukan urusan gua" “udah ahh mending tidur besok sekolah lagi" ucap Laura “ya elah laur , sekolah atau nggak pun kita udah lulus juga S2 lagi" ucap lala “S2 aja bangga , tuh Zahra S3 biasa aja" ucap Adelia “udah ah mending tidur " ucap Fara “good night my bff" ucap kesya “night tooo " balas mereka tak lama kemudian mereka hanyut ke mimpi masing-masing . ******************* 06.00 pagi ini Zahra dkk sudah bangun bahkan sudah siap untuk kesekolah entah apa yang merasuki mereka hingga bangun pagi bahkan terlalu pagi. “ZAHRA KALIAN UDAH BANGUN KAN ? BANTUIN MAMI BANGUNIN KEDUA ABANG LOH" teriak mami cherrisa “yaampun mami loh Zah, bangun kesiangan di teriakin bangun terlalu pagi di teriakin , maunya apa sih?" ucap Adelia “ udah ahh bagusan kita bangunin tuh abang-abang si Zahra" ucap lala “tumben kesambet loh?" ucap nesya “bukan apa-apa sih , gua cuman mau balas dendam aja kan mereka tempoh hari udah siramin kita pake air" ucap lala “OKEY AYOK" ucap mereka semangat dan langsung aja Zahra , Queen , lala dan nesya menuju ke kamar zahrif . Fara , kesya , Adelia dan Laura menuju ke kamar zehro. kamar zahrif “enak diapain ni? kita guyur aja? tanya lala pada Zahra “ahhh kalau guyur masih mainstream , bagus kita makeupin aja gimana?" ucap zahra “bentar gua ambilin makeupnya dulu" ucap nesya dan berlari ke kamar Zahra untuk mengambil makeup “ini nih , yuk langsung aja keburu bangun orangnya ucap nesya yang baru datang dan di angguki mereka. langsung aja mereka berempat memberi zahrif makeup , seketika mereka membuka salon khusus untuk para cabe-cabe di club , ya emang zahrif di makeupin kayak cabe . “terus kita ngapain?" tanya queen “gua sembunyiin dulu ini ke kamar zahra, kalian bangunin aja dia dengan sopan" ucap nesya dan berlalu pergi kekamar zahra “zahrif bangun zahr udah pagi" ucap Queen “bang bangun" ucap Zahra membanguni zahrif “hmm.. ehh Queen loh ngapain di kamar gua" tanya zahrif yang baru bangun. “ada apa, ada apa ya bangunin loh lah" ucap lala “eh kalian juga ada di sini" tanya zahrif “ya iya lah bang, loh sih KEBO banget " ucap Zahra “kalian juga samaan kebonya, tapi kok kalian tiba-tiba banget bangun pagi-pagi" ucap zahrif “udah ahh , mending loh bangun mandi, kita kebawah dulu loh mandi sana" ucap queen lalu mereka pun berlari keluar dari kamar zahrif “aneh , kok pake lari segala gua nggak makan orang kok" ucap zahrif hairan lalu masuk ke kamar mandi dan... “ARGGGHHHHHHHH ZAHRA , QUEEN , LALA , NESYA MUKA GUA" teriak zahrif yang membuat Zahra , Queen , lala dan nesya tertawa terbahak-bahak . kamar zehro “emm kita apain nih?" tanya Fara pada temannya “hmm seret aja deh ke bathtup , dan guyur deh atau nggak pun kita pake trompet?" ujar Adelia “wah idea bagus tu, ayok kita angkat" ucap kesya dan di angguki mereka Laura pun masuk ke dalam kamar mandi zehro mengisi penuh air di bathtup dan keluar membantu temannya saat Fara , Adelia , dan kesya mau mengangkat zehro ke kamar mandi dan mereka pun berhasil mengerjai zehro “Arghhhh, loh pada ngapain sih? bangunin orang tuh jangan kek Gini " ucap zehro kesal melihat Fara , kesya , Adelia dan Laura ketawa “loh sih bang kebo amat ya udah kita kasih bangun aja" ucap Laura sambil tertawa “ya nggak gitu juga kali" ucap zehro “udah ah Bodo amat, kita mau makan bye " ucap kesya dan di ikuti Fara , Adelia dan Laura keluar dari kamar mandi turun ke meja makan “au ahhhh , mendingan gua lanjut mandi" ucap zehro dan langsung mandi. skip ruang makan “kalian apaain tuh dua jagoan mami" tanya mami cherrisa “kit--" ucap mereka berlapan terpotong “NGGAK ADA AKHLAK KALIAN" teriak zehro dan zahrif samaan “HAHHAHHA, emang enak?" ucap Zahra “lah loh juga di kerjain mereka bang?" tanya zahrif “iya masa gua di bawa ke bathtup , terus di masukin kedalam air dingin" jawab zehro “lah mending loh, gua di makeupin mereka, bayangin kalau di buat jadikan dari ganteng ke ganteng lagi nggak masalah ini di buat kaya cabe club malam" ucap zahrif membuat mereka tertawa semua. “widih parah kalian berempat ,kita aja nggak kepikiran mau makeupin bang zehro" ucap laura pada Zahra , Queen ,lala dan nesya. “udah ah mending makan , nanti kalian telat " ujar daddy hardian “bukan lagi nanti dad, ini udah telat udah jam 07.00 " ujar Queen yang membuat mereka membelalakkan mata. “widih nggak Sadar gua, sarapan dulu yuk baru berangkat" ucap Adelia dan di angguki sahabatnya. “udah jam begini masih sempatnya kalian sarapan? kalian nggak takut di hukum" ucap zehro ke adiknya “yaelah bang , kalau di hukum jalani aja susah amat" ucap nesya “nasib gua masuk 07.30 " ucap zehro “ehh kalian ya, udah sana berangkat nanti di hukum makan di kantin aja nanti" ucap mami cherrisa. “yaelah mam nanti kalau kita berangkat sekarang akhirnya di hukum juga" ucap lala “aduh , gimana kalian mau lulus kalau begini" ucap mami cherrisa “tenang mam kita udah lulus S2 kok dan Zahra juga udah lulus S3" ucap Fara yang membuat zehro , zahrif , daddy dan mami membulatkan mata “SERIUSAN" ucap mereka “iya" ucap Zahra dan di angguki mereka yang lain “gua yang kuliah di kampus aja kalah sama kalian yang cuman b***k sma " ucap zehro “hehhe, yaudah kita pergi dulu mami , daddy , abang zehro" pamit mereka “kalian benaran mau berangkat ? udah 07.20 nih" ucap mami “iya mami, emang kenapa?" tanya kesya “nggak libur aja ? kasihan loh nanti di hukum dari di hukum mending kalian temanin mami di rumah sehari aja, Toh kalian juga udah lulus". ucap mami “benar tuh bagus di rumah aja temanin mami" ucap daddy hardian “kalau begitu daddy pamit dulu" ucap daddy hardian “iyaudah hati-hati di jalan" ucap mereka “mami kita ganti baju dulu ya" ucap Zahra dan di angguki Queen dkk “yaudah yuk" ucap Queen dan mereka pun berlalu ke kamar zahra “zah latihan lagi yuk, lagian lomba udah mau dekat?" ucap Laura “yaudah ayok" ucap zahra lalu mereka masuk ke ruangan muzik di ikuti sahabatnya mereka pun berlatih. bersambung.......
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN