part 15

1708 Kata
08.00 kelapan-lapan gadis itu masih berkutat dalam mimpi nya bahkan dengan posisi tidur yang cukup memprihatinkan tiba-tiba zahrif masuk kekamar zahra “Astaga ini gadis apa bukan sih?" ucap zahrif sambil menggelengkan kepala lalu masuk ke kamar mandi dan byurrrr.... “AAAAA BANJIR TOLONG" teriak zahra dkk “HAHAHHAHHHA siapa suruh kalian nggak pandai bangun" ucap zahrif “dasar loh abang laknat" ucap zahra kesal “Emang gua pikirin" ucap zahrif dan berlalu pergi sebelum kena amukan Zahra dkk Zahra dkk pun berlalu kekamar mandi untuk mandi “Good morning , mami , daddy , abang" ucap zahra “godd morning om , tante" sapa Queen dkk “morning too " ucap mereka “ayok sini makan" ucap daddy hardian dan di angguki mereka skip selesai makan “zahra ,keluar yuk" ajak queen tiba-tiba “tumben loh" ucap mereka yang membuat queen. kesal “isyy , malas gua dari tadi abang loh merhatiin gua tau nggak risih gua" ucap queen Kerna sejak kelmarin zahrif selalu memerhatiin nya. “abang gua yang mana?" tanya Zahra “tuh kembaran loh, si zahrif" ucap Queen “kok gua nggak Sadar, loh aja kali yang pd di lihatin" ucap Zahra “tapi kali ini lain Zah" ucap Queen “lain kenapa?" “loh pernah dengar batin zahrif kan ? mujiin gua? “ohh gua ngerti sekarang , mesti loh baper yaaaa sama bang zahrif" ucap Zahra lagi “isyy Paan sih" “haha , lagian Muji aja kan bukan berarti cintakan , bisa jadi cuman ngagumi loh aja" “kan lebih cantikkan loh, ngapain gua yang di perhatiin" “gua udah sering kali dia liat" “daripada loh pd, bagusan kita tanya langsung" “ehh jangan dong Zahra" “kenapa lagi sih queen?" “malu gua" “tumben loh malu" ucap nesya “masa cewe sih yang nanya" “Loh sebenarnya kenapa sih queen, di sekolah juga banyak yang merhatiin loh tapi loh cuekin aja, lah bila si zahrif yang merhatiin loh nya jadi Gini" ucap Fara “isy kesal gua sama kalian" ucap Queen sedangkan sahabatnya tertawa terbahak-bahak “Ngomong apa sih kalian? dan siapa yang kalian ngomongin" ucap zahrif “loh nggak dengarkan zahrif?" “ya nggak lah kalau gua dengar nggak bakalan gua nanyain kalian" ucap zahrif “untung" ucap Queen “emang kenapa?" ucap zahrif “kepo aja loh" ucap mereka drtttt...drttttt .. getaran HP Zahra berbunyi dan memberhentikan kegiatan mereka “ gua angkat telefon dulu" ucap Zahra dan di angguki mereka hello ada apa kak? tumben loh nelefon gua ada berkas yang harus loh tanda tangan nih dek berkas apaan? berkas kerjasama perusahan okey gua otw jangan pake lama-lama iyaaaaaa Tuttt..tuttt.tutt. Zahra memutuskan panggilan itu sepihak lalu masuk keruang tengah tempat Queen dkk duduk , bahkan Leo dkk juga udah sampai. “kok kalian bisa ada di sini?" tanya zahra “ya bisa la , kan kita kerumah sahabat kita juga " ucap Devin “oh" “Oh iya gais, gua keluar dulu ya" ucap Zahra “kemana? tumben loh nggak ngajak kita". ucap lala “Lah loh siapa? mau di ajak" ucap alvero “Sahabatnya lah" ucap lala “udah ah gua ada penting, dan kalian juga nggak bakalan tahun sebelum gua yang ngasih tau" ucap Zahra “maksud loh?" tanya mereka “Nanti juga kalian tau" ucap zahra Lalu pergi ke perusahaan . “kemana tu? pakai rahsia segala sama gua lagi" ucap zahrif “kalian tau dia pergi kemana?" tanya zahrif ke Queen dkk “lah , loh kan kembarnya" ucap Fara “ya walaupun gua kembarnya , tapi gua rasa dia nyimpan banyak rahsia sama gua" ucap zahrif “kita juga nggak tau" ucap Laura biasanya kalau kemarkas mesti Zahra ngebawa kita , lah ini kok rahsia kemana sih dia - Batin Adelia “kalian kan sahabatnya kemana-mana mesti bersama" ucap keano “Ya kita memang selalu bersama tapi , kita nggak ada hak juga buat tau rahsia dia" ucap Fara gua rasa gua harus lancak zahra, gua kan jadi penasaran-batin queen lalu mengotak atik hapenya. “Kalian ingat nggak ? Zahra pernah bilang kalau dia bakalan bagi kita kejutan besar" ucap nesya yang membuat queen dkk mengingat “iya iya gua ingat" ucap Queen dkk “queen yang sibuk mengotak atik hapenya untuk melancak Zahra tiba-tiba ... jadi Zahra pemilik perusahaan Z'V GROUP , perusahaan terkaya di dunia ? dan bodohnya gua sebagai sahabat Zahra nggak tau?" batin Queen “yaudah biarin ada dulu, nanti bakalan Zahra ngasih tau juga tu entah itu cepat atau lambat" ucap kesya “iya , Zahra nggak bakalan khianatin ucapannya sendiri" ucap Adelia “yaudah , kita latihan yuk zahr? ucap Bagas “latihan apaan?" tanya zahrif “Latihan nyanyi lah gimana sih" ucap keano “oh iya ya , yaudah yuk" ucap zahrif dan di ikuti Leo dkk masuk keruang muzik . skip Zahra berjalan menuju ke lift kursus untuk dia dan memencet tombol 30 ruangan CEO Ting.. Zahra berjalan dengan datar memasuki ruangannya. setelah nya Nabila masuk ke ruangannya . “nih berkas perusahaan kerjasama dari perusahaan bokap loh dan sahabat loh" jelas Nabila “yaudah" ucap Zahra “apanya yang yaudah" “open secret, loh hubungi mereka dan bilang dalam 5 hari lagi meeting" ucap Zahra “okey" ucap Nabila “ini loh tanda tangan dulu " sambungnya . tiba-tiba tokk..tokk..tok... “Masuk" wanita berusia 23 tahun “oh iya ini sekretaris loh di perusahaan ini" ucap Nabila “sila perkenalkan diri anda" ucap Nabila lagi “perkenalkan nona , nama saya Lily Arisha divya, panggil aja Lily ucapnya. “oh ya udah perkenalkan saya Zahra venetia Haridan , kamu bisa panggil saya nona Zahra aja. “baiklah kalau begitu , saya undur diri dulu nona Zahra" ucapnya dan Zahra hanya mengangguk. Zahra berjalan kearah jendela besar dan terbuka kota Jakarta yang penuh dengan macet , banyak gedung pencakar langit , hotel , mall , hospital dan restoran yang di nampak zahra “oh iya Zah gimana markas". ucap Nabila yang masih ada di ruangannya “baik-baik aja , sempat di serang davios lion sih , tapi udah gua tanganin" jawab Zahra “maaf ya gua belum sempat kemarkas Karna kerjaan sini numpuk" ucap Nabila “nggak papa kok kak, lagian markas aman-aman aja , gua juga sama pada curut jarang datang markas" ucap zahra sambil nyengir lalu Zahra pun sibuk dengan kerjaan dan berkasnya. “yaudah , udah kelar ni gua pulang dulu kak" ucap Zahra Karna jam udah menunjukkan pukul 13.00 “okey , pulang sana gua juga nggak butuh lagi" ucap Nabila “loh mau gua pecat" ucap Zahra “hehhe bercanda Zah" ucapnya “yaudah gua pulang dulu , bye" ucap Zahra sambil keluar dari ruangannya. mansion Wijaya. “HALLO ZAHRA CANTIK UDAH PULANG DENGAN SEHAT WALAFIAT TANPA LUKA APAAPA SEDIKIT PUN" teriak Zahra “BERISIK" ucap Queen dkk dan Leo dkk “Zah gua mau bicara empat mata sama loh" ucap Queen dan menarik Zahra masuk ke ruang muzik “apaan? " tanya Zahra “loh pemilik Z'V group" “eng-enggak apaan sih loh? mana mungkin gua pemilik perusahaan terkaya itu" “jangan boongin gua , loh lupa gua siapa?" “iya deh iya , perusahaan itu milik gua" ucap Zahra “kok loh rahsiain" “gua kan udah bilang , gua mau bikin kejutan buat kalian" “tapi tadi gua dapat kabar kalau perusahaan mengadakan meeting 5 hari lagi" “ya gitu" “gitu gimana?" “gua open secret , kejutan gua" “termasuk mafia?" “ya nggak lah gua belum siap ngasih tau soal itu, jadi gua minta loh rahsiain pasal perusahaan Queen" “iya, gua nggak bakalan buat rencana loh berantakkan juga kali" “makasih" “gua yang seharusnya bilang begitu sama loh Karna udah Nerima kerjasama perusahaan gua" ucap Queen “yaudah yuk keluar, nanti ada yang dengar"lalu mereka pun keluar dari ruang muzik “ngapain kalian" tanya Damian “gua hairan dengan cowo sekarang , suka kepo terus" sindir Zahra “loh tuh benar-benar ya" ucap damian “benar apaan?" tanya queen “ngeselin"ucap damian “loh yang ngeselin" “loh" “loh" “eloh" “dasar lo buaya" “loh tikus" “loh badak" “kucing" “udah lah berisik" ucap zahrif “dia deluan " ucap Zahra “gua jodohin juga loh berdua" ucap Bagas “jangan" ucap Zahra dkk kecuali nesya “kenapa ?" tanya arland “nanti nesya nya gimana?" tanya lala “lah " ucap zahrif dkk “ogah gua sama nih cowo tengil" ucap nesya “kalian ngapain sih? gua sama nesya nggak ada papa, ngapain gua sama nesya yang jadi sasaran " ucap damian “saja , senang aja sih" ucap mereka “udah ah, gua ganti baju dulu" ucap Zahra “loh nggak mau makan? kita udah mau makan nih?" ucap Laura “mau lah , tapi Bentar gua ganti baju dulu". ucap Zahra lalu bergerak kekamarnya ************* “hello gais i coming" ucap Zahra “tumben loh nggak teriak" ucap zahrif “Not your business" ucap Zahra “i also Will care because your my twins" ucap zahrif “udah ah mending makan" ucap zahra lalu mereka pun makan dalam keheningan . “woi Z'V group ngajak kerja sama dalam 5 hari lagi" ucap zahrif antusias “iya perusahaan bokap gua juga" ucap keano “kita juga" ucap mereka kecuali keano , zahrif , Zahra “kalian semua pergi? gua sih wakilin bokap gua" ucap damian dan di angguki semua kecuali zahra “zah loh ikut?" tanya Adelia “nggak mungkin , gua ada kerjaan" ucap Zahra “lah kalau nggak ada loh nggak lengkap dong" ucap kesya “iya Zah , hampa dong kita nggak ada loh" ucap lala queen? gadis itu hanya diam Karna dia tau kalau zahra tidak bakal ikut mereka jadi dia lebih memilih diam. “iya dek , loh harus ikut dong" ucap zahrif “ogah" ucap Zahra “ya kenapa ?" tanya zahrif “gua nggak bisa pergi , Kerna ada urusan" ucap zahra “urusan apa?" tanya Leo “cepat atau lambat kalian juga bakalan tau" ucap Zahra “SOK MISTERIUS LOH" Ucap Fara dkk “serah kalian, gua ada urusan jadi gua nggak bakalan ikut" ucap zahra lalu pergi kekamarnya dan di ikuti oleh sahabat-sahabatnya. bersambung...
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN