Nampak Jessi mendesis ketika mendengar kekasihnya yang demikian. Seolah seorang lelaki yang tidak berperasaan. Sedangkan Jessi merasa iba disana. Dimana ia merasa Nathan dan Vera putus karena dirinya. "Kok gitu sih yang! yang baik dong sahutannya. Jangan kayak gitu." Ucap Jessi dengan bibir yang merengut cemberut. Namun Nathan saat itu hanya meliriknya sekilas saja disana. "Than! dia mabuk berat suer! kalau gue nggak mau nemuin klien, pasti gue anterin pulang tuh mantan cewek lu." Ucap seseorang yang tengah menghubungi Nathan itu lagi. Namun saat itu Nathan masih mendengarkannya saja. "Nih gue bisa aja suruh orang buat mesanin taksi online. Tapi gue nggak jamin tuh si Vera bakalan selamet ampe apartemennya. Dia mabuk berat Nathan." ucap orang itu lagi. Dan di tambah lagi senggolan tanga

