Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada kelas hari ini dibatalkan. Zahra bernapas lega ketika tidak harus berurusan dengan Farhan lagi. Berbeda dengan Nana yang nampak lesu karena tidak mendapat asupan dosen gantengnya itu. Zahra tak habis pikir dengan satu temannya ini pasalnya Nana sudah memiliki Aji, lebih tepatnya mereka sudah menjalani hubungan dan temannya ini masih melirik laki-laki lain. 'Aji kan ada di luar, Ra. Gue masih bebas kalau nggak ada dia.' Zahra tidak habis pikir dengan teman satunya ini. "Gue nggak habis pikir ya kenapa Pak Farhan belum nikah, ya? Apa mungkin dia nggak lurus?" celetuk Nana yang sekali lagi mengambil topik dosen mereka. Zahra mengernyit mendengar perkataan Nana barusan. "Nggak lurus gimana maksud lo?" "Itu ... dia nggak doyan cewek," bisik Nana ag

