Lemari pakaian di kamar itu terbuka dan dalam keadaan kosong. Sedangkan ranjang yang biasanya rapi itu kini berantakan, penuh dengan pakaian dan barang-barang lainnya. Sebuah koper besar pun tergeletak begitu saja di lantai dalam kondisi terbuka. Seorang pria sibuk menata semua barang-barangnya agar bisa masuk semua ke dalam koper. Tak ada seorang pun yang membantunya. Ia melakukan semuanya seorang diri. "Huft, akhirnya selesai!" Pria itu menyeka peluhnya yang menetes di keningnya. Raditya duduk sebentar di ranjangnya. Menatap sekeliling kamarnya dan mengenang kembali kenangannya di kamarnya itu. Demi ketenangan hidup Minah, ia harus pergi dari rumah. Ia harus tinggal terpisah dengan orang tuanya, agar tak membuat gadis itu tak nyaman atau bahkan tak merasa aman. "Baiklah, mari kit

