Bab 119

1031 Kata

Andra mempercepat langkahnya menghampiri segerombol mahasiswa yang sedang berkumpul di kantin. Melewati beberapa mahasiswi yang menatap takjub ketampanannya. Andra tak menghiraukannya, ia hanya fokus mencari keberadaan seseorang. Pria itu terlihat marah, kesal tapi juga khawatir di saat bersamaan. Ia berjalan sangat cepat seperti angin, seolah tengah diburu oleh waktu. Ia sengaja meluangkan waktunya di sela pekerjaan dan kuliahnya yang padat untuk pergi ke kampus X hanya untuk menemui Raditya. Ada suatu hal yang ingin ia pastikan. Hal yang selama seminggu ini mengacaukan hatinya. "Dit! Gue mau bicara." Raditya dan kawan-kawan berhenti tertawa. Suasana hening seketika. Ia pun menoleh ke arah Andra yang berdiri dengan raut wajah yang masam. Raditya menduga jika ini ada kaitannya dengan M

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN