Bab 110

1328 Kata

Pulang dari rumah Arnold setelah menghabiskan dua botol wine di sana tak dapat membuat hatinya tenang. Malah sebaliknya, perasaan bersalah semakin menghantui pikirannya. Ingatan tentang tangisan yang memilukan, kebencian gadis itu padanya. Membuat kepala Raditya rasanya mau meledak. Hari Minggu, suasana rumah yang biasanya ramai penuh dengan tawa Minah dan Rachel, kini sunyi senyap seolah tak berpenghuni. Hanya ada Rasti dan Dimas yang menikmati quality time mereka di ruang tengah. Ruang tengah itu kini disulap seperti home theater. Pasangan usia matang itu tengah bermesraan menikmati film jaman dulu, yang booming pada zamannya. Satu wadah besar popcorn dan sebotol cola berukuran satu liter ikut meramaikan acara nonton bersama mereka. "Waah, sejak kapan rumah kita punya home theater se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN