Mereka ber-4 sampai di bandara soekarno-hatta tepat pukul 10.30 malam. Alex dan Prisil segera keluar karena anak-anak mereka sudah tidur semua Shawn digendongan Alex dan Aca digendongan Prisil. "Tuan dan nyonya mari, mobil sudah siap disana" ucap laki-laki paruh baya yang diketahui adalah sopir pribadi Alex bernama pak Wawan. "Terimakasih pak, bisa tolong bantu Alex membawa koper?" Ucap Prisil sopan sedangkan Alex sedang sibuk bertelfon dengan kolega bisnisnya. "Iya nyonya sudah tugas saya itu" ucap pak Wawan lalu mengambil alih koper disebelah Prisil lalu memasukkannya kedalam bagasi. "Alex, sudah?" Tanya Prisil dengan suara pelan "Sebentar" ucap alex tanpa suara. Tidak lama setelah itu Alex pamit kepada seseorang yang berda diujung sana lalu mengajak Prisil untuk memasuki mobil. "

