Semua terasa bergerak dengan cepat seperti kaset yang di-foward 2x, 4x, atau bahkan 16 x lebih cepat, kecuali dirinya. Deeva merasa dirinya bergerak begitu lambat. Otaknya serasa tak bisa berfungsi dengan benar sejak Iqda, perawat magang di rumah sakit memberitahunya bahwa mas-mas ganteng yang dia sebutkan datang dengan baju berlumuran darah. Ini ketiga kalinya dia merasa jantungnya hampir saja terjatuh, dan Reyhan bisa membuatnya mati dengan berdiri. Pertama saat Deeva koas, saat dia datang dengan berlumuran darah dari lokasi proyek di Jakarta, kedua saat pertemuan mereka kembali setelah dua tahun di rumah sakit ini, dan baru berselang sebulan setelah insiden itu. kini Reyhan kembali datang ke rumah sakit dengan bagian bahu dan punggungnya berlumuran darah. Kaki Deeva lemah tak dapat me

