SELAMAT MEMBACA *** Berkali-kali Adam melirik melalui celah pintu kamarnya. Dia yang sejak tadi mondar -mandir di depan kamar tidak berani masuk kedalam kamarnya sendiri. Sejak sore istrinya telah mengeluarkan ultimatumnya, agar dirinya tidur di kamar lain. Dan tidak boleh masuk kekamar. Adam sudah mencoba tidur di kamar lain sesuai permintaan istrinya. Tapi matanya sangat segar sama sekali tidak mengantuk. Dia juga sudah mencoba tidur di lamar Kayla, tapi tetap saja tidak bisa tidur juga. Dia ingin tidur di kamarnya, sambil memeluk Istrinya tapi kenapa susah sekali. "Ini Adel sudah tidur apa belum sih?" Adam melihat jam di pergelangan tangannya. Sudah pukul 12 malam, seharusnya istrinya itu sudah tidur. Akhirnya dengan nekad, Adam masuk kedalam kamar. Untung saja kamarnya tidak di

