BAB 22: INSIDEN MABUK

1220 Kata

SELAMAT MEMBACA ***  Adel duduk termenung di depan meja rias. Tangannya memegang sebuah sisir yang sejak tadi tidak dia gunakan. Berkali-kali matanya menatap kearah jam dinding. Waktu sudah hampir menunjukkan pukul 12 malam, tapi suaminya belum juga pulang. Sudah 4 hari terhitung sejak Adel memutuskan untuk mengubah penampilannya menjadi sedikit nakal. Dan 4 hari itu juga sikap Adam padanya semakin dingin bahkan terlihat lebih memusuhinya. Mereka seperti dua orang yang saling bermusuhan dan tidak saling menyapa meski tinggal di dalam kamar yang sama. Melihat sikap Adam, Adel sama sekali tidak berencana mundur. Dia akan lihat sampai mana kekuatannya untuk berjuang meraih perhatian suaminya. Entah usahanya akan berakhir bahagia atau menderita, itu akan dia fikirkan lagi nanti. Brak ...

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN