Wajah Pelangi cemberut karena Gifta tak mengizinkannya untuk menaiki bianglala, "Gue mau naik itu Gifta!" pintanya. Laki-laki keukeuh menggeleng, "Udah malem La! Pulang aja yuk," alibinya padahal sejujurnya adalah ia takut menaiki permainan keranjang berputar itu. Seandainya kalo Pelangi saja yang menaiki permainan tersebut dengan senang hati ia akan mengizinkannya. Ia tak mau hilang kesangarannya di depan pelangi hanya karena permainan keranjang-keranjangan tersebut. Bisa-bisa Pelangi menertawakannya habis-habisan. Pelangi berdecak sebal, seperti anak kecil yang merengek tak di belikan mainan, "Lo nggak asik!" seru Pelangi. "Kapan-kapan kesini lagi deh," rayu Gifta. "Kapannya kapan?" protes Pelangi. Gifta lupa bila berinteraksi dengan wanita harus jelas, jangan sampai terjebak denga

