"Gue-" Pelangi hendak menjawab namun di sela cepat dengan Gifta, "Atau enggak sama sekali!" Pelangi ingin berteriak meminta tolong kepada siapapun yang bisa meruqyah, ia ingin meruqyah Gifta. Pelangi semakin yakin ada yang aneh dari sosok laki-laki tersebut. Mata Pelangi menatap Bina seolah meminta pertolongan untuk memberikan alasan agar Bina saja yang mengantar. Tapi sayang Bina mengira Pelangi senang karena Gifta yang mengantarkannya. Pikir Bina ini kesempatan untuk membuat Pelangi dan Gifta semakin dekat, "Ya udah gue ambilin ya baju lo di mobil." ujar Bina lalu pergi meninggalkan kantin. Pelangi melotot mendengar jawaban Bina lalu pergi begitu saja, harus kah sekarang ia mengejar Bina dan memarahinya habis-habisan? Jawabannya pastilah tidak. Karena sekarang Pelangi tidak berkutik

