Gifta kembali mengingat hari itu. Sampai sekarang ia belum bertemu lagi dengan gadis yang membantunya. Gadis kuncir satu dengan kaos bertuliskan 'Happy Me' masih terekam jelas di otaknya. Ia menyesal saat itu ia malah tertidur dan bangun-bangun sudah berada di dalam kamarnya. Gifta belum sempat menanyakan dimana gadis itu tinggal, yang ia tau hanya nama gadis tersebut. Handphonenya bergetar membuyarkan lamunan Gifta tentang si gadis baik hati. Nama Ziro terpampang di layar utama handphonenya. Ia membuka room chat dan membaca isi pesan dari Ziro. [Ziro] [Gimana lo udah berhasil ngedeketin Pelangi?] Mata Gifta melirik Pelangi yang asik menonton televisi. [Gifta Mahendra] [Kepo lo!] [Ziro] [Inget waktu lo buat naklukin hatinya tinggal dikit brayy] Decakan dari Gifta membuat Pelangi

