Ah masa itu Pelangi harus kembali mengingatnya. Ia merogoh sebuah boneka kayu kecil dari tasnya. Senyumnya mulai mengembang melihat boneka kayu yang ia dapat saat ia berhasil menaiki sepeda. "Kalau Lala bisa ayah kasih hadiah ya?" tawarnya kepada sang ayah yang sedang menyesap kopi di depan halaman rumahnya. Saat itu melihat sang ayah yang menyedu kopi buatan bundanya menjadi rutinitas gadis kecil tersebut. Ia akan bermain-main di halaman rumahnya di temani sang ayah yang duduk di kursi tunggu tamu. "Memang anak ayah ini lagi butuh apa?" tanya sang ayah sangat mendengar putrinya meminta hadiah. Mendengar pertanyaan ayahnya ia langsung mengingat apa yang dibutuhkan untuk keperluan sekolahnya. Sedari kecil gadis cantik itu sudah dididik untuk mendapatkan sesuatu ia harus berusaha terlebi

