"Aku mencintaimu, tanam selalu di hatimu. Meskipun nanti kita tidak bertemu, yakinlah aku akan selalu bersamamu." Ucap Iko kemdian mengeluarkan sebuah gelang anyaman dengan besi tipis di tengahnya, membentuk ukiran nama keduanya di bagian belakang. Iko meraih tangan Tifa dan memakaikannya di pergelangan tangan kiri gadis itu. "Ini buat kamu, untuk mengingatku. Kuletakkan di situ agar selalu dekat dengan urat nadimu." Dibawanya telapak tangan Tifa untuk dikecup. Gadis itu merona dengan sikap manis Iko. Kemudian Iko merengkuh Tifa dalam dekapan. Mendaratkan kecupan di kening hingga Tifa memejamkan mata, merasai helaan napas lembut Iko menyapa keningnya. "Sampai bertemu lagi, Sayang!" ♡♡♡ Tifa dan teman-temannya sudah berangkat menuju bandara. pesawatnya pukul sepuluh pagi dan ia berangk

