57

1775 Kata

"Kak Ray?" cetus Dara, sembari reflek menarik paksa tangannya agar terlepas dari Daren. Ia sama sekali tidak menyangka jika kakaknya itu akan mendatangi rumah Daren bersama dua temannya seperti ini. tentu saja Dara sangat terkejut. Namun hal itu berbanding terbalik dengan ekspresi Daren saat ini, yang justru terlihat biasa, sembari memutar kedua bola matanya malas. Seolah kedatangan Ray kali ini begitu amat sangat mengganggunya. "Kak Ray, kenapa kesini?" tanya Dara yang sudah terlihat ketakutan dan langsung berdiri dari duduknya. "Kenapa kesini? Jelas gue mau jemput lo lah." Ray mengulurkan tangan, mengajak Dara pulang. "Kita pulang sekarang! Lo juga udah tau kondisi dia kan?!" "Tapi kak..." "Nggak ada tapi-tapian Ra!" sentak Ray, menaikkan nada bicaranya. Bik Surti yang masih ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN