87

2704 Kata

Dara Mengerjapkan dua netra sipitnya bersamaan. Ia seolah masih tidak percaya atas apa yang didengarnya barusan. Melihat Dara yang hanya diam mematung, membuat perasaan Daren kian makin tak karuan. Otaknya mulai memikirkan hal yang tidak-tidak mengenai alasan diamnya Dara saat ini. Daren hanya takut jika Dara akan menolak pernyataan cintanya. Jemari Daren mengusap lembut tangan Dara yang masih setia ia genggam. Mencoba untuk menyadarkannya. "Ra! Kenapa diem? Ka-kamu bikin aku makin nervous tau nggak?!" "Eh." Dara tersadar dari keterdiamannya. "Maaf.. A-aku cuman nggak nyangka aja, kamu bakal nembak aku kayak gini." ucapnya kikuk, sembari menarik tangan dari genggaman Daren. Tubuh Daren sempat menegang, saat Dara tiba-tiba menarik tangannya hingga terlepas dari genggaman Daren. Daren

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN