================ Daren kini sudah berada di depan sebuah minimarket yang letaknya tidak terlalu jauh dari pom bensin. Cowok itu sudah turun dari motor sedari tadi, namun ia belum juga melangkah masuk. Daren masih berada diluar minimarket meyakinkan diri dalam hati. "Gue cuman tinggal beli pembalut, terus abis itu langsung balik! Yah~ gak terlalu sulit buat dilakuin." setelah Daren selesai meyakinkan dirinya, langkahnya mulai terayun maju, dan kembali terhenti. "Anjir lah! Dara tega banget nyuruh gue beli pembalut cewek." Daren membatin frustasi. Masalahnya seumur-umur, dia tidak pernah sekalipun membeli benda seperti itu. apalagi Daren tidak mempunyai adik perempuan juga. Tapi kalau Daren memutuskan untuk tidak membelinya, itu juga tidak mungkin. Sikapnya yang seperti ini hanya akan mem

