66

2129 Kata

"Buat apa?! lagian gue lagi males keluar rumah. Apalagi ketemu temen lo itu." "Dia juga temen lo. udahlah, gak usah kekanakan kek gini. pokoknya lo harus tetep dateng ke sini. Gue gak mau tau ya.. lo sama Niko mesti secepatnya baikan!! Gak ada alasan! Lagian lo sama sekali belum denger penjelasan Niko sedikitpun kan?! So, lo harus datang. Gue tunggu!!" Pip. Panggilan terputus. Ray mendengus tak percaya dengan sikap Jerry yang seenaknya seperti ini. "Apa-apaan dia? Seenaknya ngambil keputusan sepihak begitu?!" gerutunya, dengan sebuah ponsel yang masih berada di genggamannya. Ray yang tengah duduk di tepi ranjang, terdiam sejenak. Berfikir cukup lama untuk pergi atau tidak. Dia memang masih sangat kesal mengetahui fakta kebenaran mengenai Niko yang menyukai adiknya. Apalagi sampai menci

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN