“Anak gue sebenarnya mau lo apain sih La?” “Tau nih aunty Lala. Sebenarnya rambut Zidan ini mau diapain? Tadi di miringin ke kiri, terus di miringin ke kanan, sekarang di pakaiin jambul. Zidan jadi bingung.” Lala terkekeh geli mendengar protesan dari ibu dan anak itu. Bukannya membalas ia malah sibuk menata rambut Zidan tanpa memperdulikan mereka yang terus saja mengoceh. “Lo ngebet banget sih La ikutin anak gue beginian.” “Eh lo dengar ya Rein, anak lo ini cakep. Ganteng banget, pantes ikut beginian,” balas Lala yang sudah siap menata rambut Zidan. Reina hanya mampu menghela nafas kasar membiarkan sahabatnya itu mendandani putranya. “Zidan ingatkan yang aunty ajari kemarin? Jangan sampai lupa ya.” “Siap aunty,” balas Zidan. Reina tersenyum melihat putranya yang makin hari makin tumb

