terimakasih

1124 Kata

aku mengikuti langkah kaki panji dari belakang aku berusaha untuk tidak mengekuarkan suara sedikitpun. panji benar benar terlihat marah bahkan dia tidak sana sekali menengok ke arahku dan sama sekali tidak menungguku dia berjalan sendiri dengan segala pikiran yang aku yakin mengganggunya. panji masuk lebih dulu kedalam apartemen dan sedetik kemudian aku menyusulnya, dia duduk di ruang TV, kaki kanannya dia angkat, dan menindih kaki kirinya. dan tangannya berada di atas kaki kirinya. aku menyusul, duduk di di kursi yang bersebrangan dengan panji. kali ini aku juga sama tidak berbicara sepatah katapun. panji masih diam dia mencoba mengontrol emosinya. ya aku percaya dia mencoba bersikap tenang menghadapi aku. kalian tahu? aku tidak bisa di bentak, dan kalian tahu panji mencoba mengerti ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN