"Hmm.. Maaf Putri sudah mengganggu," ujar Lusinta saat Asistennya itu berada di depannya. "Apa maksudmu lusinta?" tanya Putri Moerae bingung. Lusinta bergumam lama bingung bagaimana mengatakannya dan menggunakan bahasa isyarat menunjukkan kedekatan Pangeran Xavier dengan dirinya yang sudah di pastikan membuat siapapun salah paham. Putri Moerae menoleh pada Pangeran Xavier yang berada di jarak yang cukup dekat dengannya lalu berteriak heboh. Pangeran Xavier menutup matanya singkat begitu mendengar teriakan nyaring Putri Moerae. "Apa kau harus berteriak padaku? Tak bisa kah kau bicara dengan lembut?" tanya Pangeran Xavier. "Mengapa kau sedekat ini?!" tanya Putri Moerae mengabaikan pertanyaan Pangeran Xavier. "Bukan kah kita sudah dari tadi seperti ini?" "Menjauh lah dariku!" ujar Putri

