"Dasar pangeran menyebalkan! Aku sungguh membencinya! Bagaimana bisa dia mengingkari janjinya! Dasar pangeran menyebalkan!" dumel Putri Moerae. Putri Moerae terus berjalan tanpa arah sembari menghentakkan kakinya dan tak lupa terus mengomel. Putri Moerae terus mengeluarkan unek-uneknya yang tak bisa disampaikannya pada Pangeran Xavier sebelumnya, karena dirinya terlalu kesal menatap pria itu. "Putri Moerae," panggil seseorang. Putri Moerae berhenti dan menoleh pada orang yang memanggilnya. Putri Moerae menatap kaget orang yang memanggilnya, dia adalah Lord Aksa. "Apa kabar Putri?" tanya Lord Aksa. "Ba--baik My Lord," jawab Putri Moerae dengan senyum canggung. Lord Aksa tersenyum miring. "Ahh selamat atas pernikahan mu dengan Pangeran Xavier. Maaf aku telat mengatakannya, aku sedang d

