“Serli…?” “Da-Daniel?” Serli memalingkan pandangannya dan melihat sekeliling. Ternyata ia menabrak bagian belakang mobil seseorang hingga menggores dan cukup parah. “Ya Allah!” Serli langsung beranjak bangun tetapi tubuhnya langsung oleng karena kakinya ternyata sakit. Ia hampir saja jatuh kalau saja seseorang tidak menahan tubuhnya membuat mata mereka kembali terpaut satu sama lainnya. “Kamu terluka,” seru Daniel menyadarkan lamunan Serli membuat Serli segera melepaskan pegangan Daniel dan memberi jarak di antara mereka. “Aku tidak apa-apa,” jawab Serli menahan rasa ngilu dan sakit di kakinya. “Mobil kamu. A-aku aku akan ganti rugi,” seru Serli secepat kilat. Ah mimpi ap

