Fabian bingung dengan sikap Clarissa, dia tidak tau dengan cara apa harus membujuk Clarissa, istrinya sangat susah untuk dibujuk, Fabian sendiri terus berpikir keras kenapa Clarissa begini dengannya. “Sayang, bilang aja aku salah apa, jangan disuruh nebak begini, serius aku enggak ngerti kamu kenapa.” Fabian berusaha merayu Clarissa, tapi Clarissa masih memberengutkan wajahnya. “Udah, sana. Aku enggak mau lihat wajah mas dulu,” ucap Clarissa kesal. Fabian sangat bingung dengan sikap Clarissa. Dia akhirnya pasrah, mau bagaimana lagi? Daripada Clarissa makin mengamuk dan situasi makin rumit, akhirnya Fabian mengalah, dia lalu berbalik dan pergi ke kamarnya. Clarissa menghembuskan napasnya ketika Fabian sudah keluar. Dia menangis lagi, Clarissa kesal karena Fabian belum juga menyadari a

