Fabian menarik nafas dan menghembuskannya, permintaan Clarissa sangatlah berat sebenarnya karena menyembunyikan sesuatu hal yang mengganjal hati Fabian adalah hal yang benar-benar sulit. Tiba-tiba handphone Favian berdering, Dewa adiknya telah menelepon dia. Fabian segera mengangkatnya. "Halo Kak? Apa Kakak sudah menemukan di mana Kak Clarissa?" Fabian menjawabnya dan dia mengatakan sudah menemukan Clarissa di rumah sakit. Saat itu juga Dewa yang sedang bekerja dia Lalu menutup laptopnya Dia menuju parkiran dan langsung menuju ke rumah sakit untuk bertemu dengan Clarissa. Entah kenapa Dewa merasa sangat tidak enak Jika dia tidak menjenguk Clarissa, bagi Dewa Clarissa adalah perempuan baik yang telah mau mencintai penuh Fabian. Dewa sebenarnya tidak tahu ada masalah apa dengan kakaknya tapi

