"Iya, Sayang. Om nggak nangis. Om justru bahagia melihat Axel. Axel harus janji sama Om, akan selalu menjaga Bunda. Bunda Axel, bunda terhebat di dunia." "Iya, Om. Ecel dhandi." Lagi. Erik mencium kepala Axel dengan sayang. Hal tersebut tidak luput dari pandangan Ana. Ia terharu dengan perlakuan Erik pada putranya. Selama ini, hanya suami Bu Ayu, satu-satunya pria yang mencurahkan kasih sayangnya untuk Axel. Sekarang bertambah lagi. Dan orang itu adalah sahabat ayah biologis sang putra. "Oh, iya, An ... apa kamu sudah tahu tentang Alya?" "Alya? Kenapa sama Alya?" "Dia udah meninggal." Ana menutup mulut dengan telapak tangannya. Terkejut dengan kabar yang baru saja ia dengar. "Me ... meninggal?" Erik mengangguk. "Bunuh diri. Hampir tiga tahun lalu. Dua bulan setelah acara ulang tahu

