Satu minggu berlalu semenjak Alex pergi. Hal itu tidak luput dari perhatian Bu Ayu, sehingga membuatnya bertanya saat Ana sedang membantu di rumahnya. "Nak Alex tidak pernah terlihat, An?" "Dia pergi, Bu." "Pergi? Bekerja?" "Iya, tapi tidak akan kembali lagi." "Maksud kamu?" "Dia ninggalin aku, Bu," jawab Ana jujur. Menurutnya, tidak ada gunanya juga ia menutupi keadaannya. "Apa? Kenapa tega sekali dia melakukan itu? Istri sedang hamil besar malah pergi," ucap Bu Ayu dengan emosi. "Ehm, maaf, Bu. Boleh Ana jujur sama Ibu?" "Jujur? Tentang apa, An?" "Ehm, gini, Bu. Sebenarnya ... sebenarnya-- " "Bicara saja." "Ana, ehm, Ana dan Alex, Ana dan Alex bukan suami istri, Bu." Raut muka Bu Ayu terlihat terkejut. "Maksud kamu?" "Kami belum menikah, tapi demi Tuhan, Bu. Ana dan Alex t

