Bab 8 Dua Dunia yang Berbeda

2141 Kata

"Kakak yakin tidak mau aku antar sampai ke gate?" Ray berdiri di area check-in Bandara Gateway Of Indonesia dengan tangan di saku dan ekspresi yang berusaha terlihat santai namun gagal sepenuhnya. Di sebelahnya, Seraphina sudah tiga kali merapikan kerah jaket putih yang dikenakan Alessa meskipun kerah itu sudah sempurna sejak tadi. "Ray, kamu sudah tanya itu dua kali." Alessa tersenyum, mengangkat tangan ibunya yang masih sibuk merapikan kerahnya. "Ma, sudah rapi." "Mama hanya ingin memastikan." Seraphina menurunkan tangannya, namun tidak benar-benar melepaskan. "Leiden itu dingin. Pastikan kamu selalu pakai jaket tebal sebelum keluar." "Mama." Alessa memotong, lembut. "Alessa sudah dua puluh enam tahun." "Dan Mama sudah lima puluh dua tahun." Seraphina menatapnya. "Jadi Mama masih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN