Ditinggal Lagi?

1687 Kata

Hal pertama yang aku dapati saat bilang mau menikah dengan Ran adalah reaksi terkejut dari ibu dan bapak. Mereka bukan cuma terkejut, malah sampai berpikir kalau aku mengada-ada. "Masa sih, Yas, kamu mau nikah?" Bapak kesannya meragukan banget nakanya bakal sold out. Hmh, begini-begini, aku juga lumayan cantik. Meragukan amat kualitas anak sendiri. "Iya, Pak. Masa Yasmin bercanda." "Loh, siapa calonnya?" Masih juga aku diragukan. "Perasaan Bapak, kamu nggak ada yang deketin." Ya ampun, mereka itu kebangetan jadi orang tua. Memangnya aku sejelek apa sampai dikira tidak mungkin ada laki-laki yang mau menikah denganku? Sebetulnya, kalau aku sadari lagi, mungkin Bapak sama Ibu bukan kaget karena aku dilamar. Tapi, mereka jantungan karena lelaki yang mau melamarku ini tidak pernah keliha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN